lama ga posting

0

udah setengh tahun ga pernah posting di blog ini.. kangen rasanyaūüėÄ

kangen temen2 yang suka komen di blog juga.. lucu-lucu komenya.. ada yang kebingungan gara2 dapet program c++ tapi ga bisa runing.. ada juga yang kesenengen gara-gara programnya runing trus bisa buat tugas kuliah besok pagi.. haha macem-macem aja nih orang-orang..

hmm tapi bakalan jarang posting nih soalnya udah ga pernah disuruh ma dosenya.. wkwk beda jaman semester 2, 3 dulu yang diwajibkan posting blog..

sekedar coretan saja mumpung buka blog ini…

 

Sistem Operasi Windows XP

0

Dalam ilmu komputer, sitem operasi atau OS yang berfungsi untuk melakukan kontrol dan memanage hardware serta operasi dasar sistem termasuk mnjalankan software aplikasi.Windows XP.Merupakan sistem operasi keluaran microsoft pada tanggal 25 oktober 2001di Amerika Serikat. Windows XP sendiri merupakan bagian dari Windows N.T, yang merupakan sistem operasi untuk para server.Keunggulan dari sistem operasi iniDukungan Terhadap Sistem Domain Active Directory yaitu dapat mengatur sistem- sistem microsoft windows hanya dari satu tempat saja.Memiliki pengaturan kontrol akses yang canggih dibandingkan dengan sistem operasi sebelumnya, dikarenakan tidak semua orang dapat mengakses data secara bebas terhadap sebuah objek tertentu. Walaupun ini bukan teknologi terbaru karena sebelumnya UNIX telah meluncurkannya terlebih dahulu, tapi Windows XP diklaim lebih baik di bandingkan dengan UNIX.Mendukung Sistem Berkas Terenskripsi ( EFS ). Sistem ini digunakan untuk memproteksi data- data yang penting agar tidak dapat di buka oleh user lain apalagi komputer lain.Mendukung Sistem Manajemen Secara Terpusat.Sistem Operasi LINUX Ubuntu.Sistem operasi yang merupakan keluarga UNIX yang menggunakan kernel Linux. Ubuntu adalah salah satu dari ditribusi Linux. Ubuntu berasal dari kata ‚ÄúUbuntu‚ÄĚ di Afrika Selatan yang artinya ‚Äúrasa perikemanusiaan terhadap sesama manusia‚ÄĚ. Tujuan dari distribusi linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.Sistem operasi ini dapat anda modifikasi sesuai dengan kebutuhan anda, dan dapat diperoleh secara gratis walaupun sekarang ada versi linux yang telah dikomersilkan seperti linux red hart dan linux suSE.Pada dasarnya sistem operasi linux dan windows mempunyai fitur yang sama, yang membedakannya hanya linux bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan sedangkan windows tidak dapat dimodifikasi sesuai dengan yang kita inginkan.

Untuk lebih jelasnya langsungs saja download makalahnya Disini

File System pada Sistem Operasi Linux

0

 Filesystem

Untuk mengorganisasi file-file pada device diperlukan suatu metode yang disebut dengan filesystem. Jika Anda mengenal FAT selama ini di sistem operasi Windows maka Anda akan mengenal beberapa metode filesystem di Linux, seperti ext fs, ext2 fs atau xia fs dll. Saat ini ext2 fs adalah filesystem yang banyak digunakan untuk Linux karena terkenal sangat efisien. Meskipun demikian Red Hat Linux tetap menyediakan dukungan terhadap filesystem lain seperti msdos yang sudah built in di kernel atau dalam bentuk modul seperti vfat (Windows95 native fs), ext,umsdos dan sebagainya.

Ext 2 (2nd Extended)

Ext 2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada. File system ini pertama kali dikenalkan pada tahun 1993. Ext 2 adalah file system yang paling ampuh di linux dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada Ext 2 file system, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi di antara Ext 2 file system, besar blok tersebut ditentukan pada saat file system dibuat dengan mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ext 2 File System menyimpan data secara hirarki standar yang banyak digunakan oleh sistem operasi. Data tersimpan di dalam file, file tersimpan di dalam direktori. Sebuah direktori bisa mencakup file dan direktori lagi di dalamnya yang disebut sub direktori.

Kehandalan Ext2FS:

  • Administrator sistem dapat memilih ukuran blok yang optimal (dari 1024 sampai 4096 bytes), tergantung dari panjang file rata-rata, saat membuat file sistem.
  • Administrator dapat memilih banyak inode dalam setiap partisi saat membuat file sistem.
  • Strategi update yang aman dapat meminimalisasi dari¬†system crash.
  • Mendukung pengecekan kekonsistensian otomatis saat booting.
  • Mendukung¬†file immutable¬†(file yang tidak dapat dimodifikasi) dan¬†append-only¬†(file yang isinya hanya dapat ditambahkan pada akhir file tersebut).

Kelemahan Ext2FS:

  • Ketika shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untukrecover.
  • Untuk melakukan¬†clean up file system, biasanya Ext 2 secara otomatis akan menjalankanutility
    e2fsck pada saat booting selanjutnya.

Ext 3 (3rd Extended)

Ext 3 merupakan peningkatan dari Ext 2 File System. Beberapa peningkatan yang ada antara lain:

  1. Journaling

    Dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shut down yang mendadak tidak akan selama pada Ext 2.

  2. Integritas Data

    Ext 3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau unclean shut down. Ext 3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.

  3. Kecepatan

    Daripada menulis data lebih dari sekali, Ext 3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada Ext 2 karena Ext 3 memaksimalkan pergerakan head harddisk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.

  4. Mudah Dilakukan Migrasi

    Kita dapat melakukan migrasi atau konversi dari Ext 2 ke Ext 3 tanpa harus melakukan format ulang pada harddisk.

Di samping keunggulan di atas, Ext 3 juga memiliki kekurangan. Dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat operasi I/O.

Ext 4 (4th Extended)

Ext 4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Jadi, apabila distro yang secara default memiliki kernel tersebut atau di atasnya secara otomatis system sudah support Ext 4. Apabila masih menggunakan Ext 3, dapat dilakukan konversi ke ext 4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.

Keuntungan menggunakan Ext 4 ini adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan mempunyai 1 EiB = 1.048.576 TB ukuran maksimum file system dengan ukuran 16 TB untuk maksimum file sizenya, fast fsck, journal checksumming, defragmentation support.

Jenis File pada Linux:

1.       User Data

Merupakan file ‚Äď file yang umumnya diciptakan oleh user untuk menyimpan data misalnya file task, document, dsb.

2.      Sistem data

File yang digunakan oleh sistem linux untuk melakukan proses misalnya batch file.

 3.      File Executetable

Berisi informasi yang dikenal komputer sebagai instruksi ‚Äď instruksi, dapat dijalankan secara langsung oleh user misalnya finger, ping, dsb.

 

Aturan Penamaan File

  1. Nama file terdiri dari max. 256 karakter.
  2. Dapat menggunakan huruf besar dan kecil.
  3. Linux membedakan huruf besar dan kecil.
  4. Dapat menggunakan tanda titik (.), dash (-), underscore (_).

 

Operasi File

  • Membuat File Teks

  Menggunakan sintaks touch sbb:

  darkstar:~$touch file baru

  • Menghapus file

  Menggunakan perintah remove ( rm ) sbb:

  darkstar:~$ rm enterpise

  Menghapus semua file pada direktori tertentu sbb:

  darkstar:~$ rm *

  darkstar:~$

  • Memindahkan dan mengubah nama file

Menggunakan perintah mv ( move ) sbb:

  mv <asal> <tujuan>

  • Menyalin (copy) File

  Menggunakan perintah cp (copy) sbb:

  cp <asal> <tujuan>

Manajemen Direktori

 

  • Membuat direktori

  Menggunakan perintah mkdir sbb:

  darkstar:~$ mkdir direktoribaru.

  darkstar:~$ ls

  direktori baru/

  • Menghapus Direktori

Menggunakan perintah rmdir sbb:

darkstar:~$ rmdir direktoribaru.

  • Memindahkan Direktori

Menggunakan perintah mv

mv <direktori> <tujuan>

  • Menyalin Direktori

Menggunakan perintah cp sbb:

cp <direktori> <tujuan>

 

Direktori Penting Pada File Sistem Linux

  • ¬†/

adalah direktori root. Direktori paling dasar yang berisi seluruh direktori lainnya.

  • /home

                adalah direktori yang berisi direktori home untuk user.

  • /bin

                merupakan singkatan dari binary. Direktori ini berisi aplikasi/program dasar linux.

  • /usr

                berisi sejumlah direktori yang berisi program yang lazim sbb:

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Docs

Berisi sejumlah dokumen perihal informasi tentang linux.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Man

Berisi dokumen yang digunakan oleh program man, yaitu program untuk melihat manual suatu perintah.

–¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Games

                Berisi beberapa game.

  • /usr/bin

¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† berisi program ‚Äď program yang banyak digunakan oleh user.

  • /var/spool

                berisi beberapa subdirektori :

– Mail yang menampung file surat/mail.

– Spool untuk menampung file yang akan dicetak.

– Uucp untuk menampung file yang disalin dari mesin linux lain.

  • /dev

berisi fileyang digunakan untuk berhubungan dengan peranti keluaran seperti CD-ROM, floppy-disk, dll.

  • /usr/bin

                berisi file untuk sistem organisasi.

  • /sbin

                berisi file sistem yang dijalankan secara otomatis oleh linux.

  • /etc

                berisi banyak file konfigurasi berupa teks untuk mengubah konfigurasi sistem

 

File System di Windows

0

Apa sih File System itu??

Menurut beberapa literatur yang saya temukan dan saya baca, File System / Sistem Berkas merupakan metoda penyimpanan file pada komputer atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. Ada juga yang menyebut bahwa File System adalah struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File System memiliki dua bagian:

  1. Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan.
  2. Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

Fungsi File System salah satunya untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan. Fungsi lainnya adalah sebagai konvensi penamaan berkas dan peletakkan berkas pada struktur direktori. Semua sistem operasi memiliki File Systemnya sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki.

Lalu apa hubungannya File System dengan Sistem Operasi??

File system merupakan interface yang menghubungkan sistem operasi dengan disk. Ketika program menginginkan pembacaan dari harddisk atau media penyimpanan lainnya, sistem operasi akan meminta file system untuk membuka file yang diminta tersebut.

File system akan mencari lokasi dari file yang diinginkan. Setelah file itu ditemukan, file system akan membaca file tersebut kemudian mengirimkan informasinya kepada sistem operasi dan akhirnya bisa dibaca oleh kita.

Jadi sekarang uda cukup tau kan apa itu File System? Sekarang waktunya kita menelusuri lebih dalam lagi tentang File System.

Saya akan membagi penjelasan File System ini dalam dua bagian. Pertama, yang akan dibahas adalah File System yang ada pada Sistem Operasi Microsoft Windows. Kemudian berikutnya akan dibahas mengenai File System yang ada pada Sistem Operasi Linux. Dan sebagai tambahan, di akhir tulisan ini akan diberikan perbedaan di antara 2 sample File System.

File System pada Windows

Kita masuk dulu yuu ke bahasan pertama. Teman-teman tentunya sudah sangat familiar dengan Sistem Operasi Windows. Terus jika teman-teman melihat Properties harddisk, pernah liat ada tulisan ‚ÄėNTFS‚Äô atau ‚ÄėFAT‚Äô kan?? Nah itu adalah jenis File System yang digunakan pada Windows.

  • FAT (File Allocation Table)

FAT File System merupakan sebuah File System yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, di antaranya:

  1. FAT12

    FAT12 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 12-bit. File System ini hanya dapat menampung maksimum hanya 212 unit alokasi saja atau sebanyak 4096 buah. FAT12 pertama kali digunakan pada Sistem Operasi MS-DOS. Karena kapasitasnya sedikit yakni hanya 32 MB, maka FAT12 hanya digunakan sebagai file system pada media penyimpanan floppy disk.

  2. FAT16

    FAT16 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit. File System ini dapat menampung maksimum 216 unit alokasi atau sebanyak 65536. Kapasitas File System ini sebanyak 4 GB, jauh melebihi versi sebelumnya yang hanya 32 MB. Ukuran unit alokasi yang digunakan FAT16 tergantung kapasitas partisi harddisk yang akan diformat. Jika kapasitasnya kurang dari 16 MB, maka yang akan digunakan adalah FAT12. Jika melebihi 16 MB maka yang digunakan adalah FAT16.FAT16 pertama kali digunakan pada Sistem Operasi MS-DOS pada tahun 1981. Keuntungan menggunakan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux bahkan Unix. Namun, ada juga kekurangan dari FAT versi ini yakni mempunyai kapasitas tetap dalam jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk, semakin besar pula ukuran cluster. Selain itu, FAT16 tidak mendukung kompresi, enkripsi, dan control akses dalam partisi.

  3. FAT32

    FAT32 merupakan sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 32-bit. File System ini dapat menampung maksimum 232 unit alokasi atau sebanyak 4294967296. Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumlah unit alokasi yang dapat dialamati oleh FAT32 hanya 228 atau 268435456 buah. FAT32 pertama kali dikenalkan pada Sistem Operasi Windows 95 OSR2. Pada Sistem Operasi Windows NT 5.x ke atas, hanya mengizinkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 GB. Jika partisinya melebihi 32 GB, maka yang akan digunakan adalah File System NTFS. Keunggulan FAT32 adalah kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. Namun, kelemahan menggunakan File System ini adalah terbatasnya Sistem Operasi yang bisa mengenal FAT32.

  4. exFAT

    exFAT singkatan dari Extended File Allocation Table atau sering disebut sebagai FAT64. exFAT merupakan sistem berkas proprietary yang cocok untuk digunakan oleh media-media penyimpanan berbasis memori flash. File System ini pertama kali dibuat oleh Microsoft untuk perangkat-perangkat benam di dalam Windows Embedded CE 6.0 dan Windows Vista Service Pack 1.

    Beberapa keunggulan exFAT antara lain:

    • Skalabilitas untuk HDD berukuran besar.
    • Ukuran besar teoritis maksimal 264¬†(16 EiB).
    • Ukuran cluster yang didukung hingga 2255 sektor, dengan batasan implementasi hingga 32 MB.
    • Performa untuk alokasi ruangan kosong dan penghapusan ditingkatkan karena File System ini memperkenalkan implementasi baru, yaitu Free Space Bitmap.
    • Mendukung lebih dari 216¬†(65536) berkas di dalam sebuah direktori tunggal.
    • Mendukung fitur Access Control List (ACL), seperti halnya NTFS.
    • Mendukung Transaction-Safe FAT File System (sebuah fungsi optional untuk Windows CE yang diaktifkan)
    • Memiliki ruangan tersendiri yang bisa digunakan oleh OEM untuk melakukan kustomisasi terhadap sistem berkas untuk karakteristik perangkat tertentu.
    • Timestamp dapat ditampilkan dalam UTC, tidak hanya dalam local time saja.

    Beberapa kelemahan yang dimiliki exFAT antara lain:

    • Perangkat yang menggunakan file system exFAT tidak bisa menggunakan kemampuan ReadyBoost milik Windows Vista.
    • Status lisensi yang belum jelas.
    • Tidak bisa diakses oleh sistem-sistem operasi Windows terdahulu, sebelum Windows Vista SP1 atau Windows CE 6.0.
    • Belum tersedia implementasi dalam proyek open source.


  • NTFS (New Technology File System)

NTFS merupakan File System yang memiliki sebuah desain sederhana namun memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan FAT File System. NTFS pertama kali dikenalkan Microsoft pada Sistem Operasi Windows NT dan mendukung Sistem Operasi yang terbaru yaitu Windows 7. Sejak pertama kali dibuat hingga sekarang, NTFS telah mengalami perkembangan. Beberapa versi NTFS antara lain:

  1. NTFS versi 1.0

    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.1. Versi ini menawarkan fungsi yang sangat dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dibandingkan FAT File System.

  2. NTFS versi 1.1

    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 3.50. Versi ini menambahkan dukungan terhadap pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).

  3. NTFS versi 1.2

    NTFS ini datang bersama dengan Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.

  4. NTFS versi 2.0

    NTFS ini tidak dirilis secara umum, karena berbagai kendala yang dialaminya, yang tidak diumumkan oleh Microsoft. Microsoft menggagalkan proyek NTFS 2.0 dan langsung menginjak NTFS 3.0

  5. NTFS versi 3.0

    NTFS ini datang bersama dengan Windows 2000. Versi ini menawarkan banyak peningkatan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Di antaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encrypting File System (EFS), sistem keamanan yang dapat diatur dari server pusat, fitur indeksasi terhadap properti dan isi setiap berkas, dan lain-lain. Selain itu, NTFS 3.0 juga menawarkan dukungan kepada struktur GUID Partition Table dan Logical Disk Management.

  6. NTFS versi 3.1

    NTFS ini datang bersama dengan Windows XP SP1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan yang minor yang terjadi dalam versi sebelumnya (khususnya di bidang performa), dan juga penggantian algoritma enkripsi yang digunakan oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.


Keunggulan yang ditawarkan NTFS antara lain:

  • NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna
  • Mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan menggunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  • Mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, namun dapat digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan harddisk.
  • Mendukung¬†hard link¬†serta¬†symbolic link¬†seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana.
  • Mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter.
  • Memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas.

Namun, dibalik keunggulan di atas, pada umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Sistem Operasi lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila Anda melakukan StartUp Boot menggunakan Floppy. Untuk itu sangat disarankan kepada Anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan File System FAT di awal partisi. Partisi ini dapat Anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.

Sistem Operasi WebOS

0

Tentang WebOS

WebOS HP adalah sistem operasi mobile berbasis kernel Linux, awalnya dikembangkan oleh Palm, yang kemudian diakuisisi oleh Hewlett-Packard. Nama resmi adalah WebOS, uncapitalised, tapi WebOS juga digunakan.
WebOS diperkenalkan oleh Palm pada Januari 2009. Berbagai versi dari webOS telah ditampilkan di beberapa perangkat, termasuk Pra, Pixi, dan Veer ponsel dan tablet TouchPad HP.

Latar Belakang dari WebOS

WebOS diperkenalkan oleh Palm pada Januari 2009 sebagai penerus ke Palm OS. Perangkat pertama adalah webOS Palm Pra asli, dirilis pada Sprint pada Juni 2009. Disusul Pixi Palm. Upgrade “Plus” versi dari kedua Pra dan Pixi yang dirilis pada Verizon.

Pada bulan April 2010, HP mengakuisisi Palm; webOS digambarkan sebagai aset utama dan motivasi untuk pembelian. Akuisisi $ 1200000000 diselesaikan pada bulan Juni. HP menunjukkan keinginannya untuk mengembangkan platform WebOS untuk digunakan dalam produk baru beberapa, termasuk smartphone, komputer tablet dan printer.

Pada bulan Februari, 2011, HP mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan webOS sebagai platform universal untuk semua perangkat tersebut. Namun, HP juga membuat keputusan bahwa Palm Pra, Palm Pixi, dan “Plus” revisi tidak akan menerima over-the-air update untuk webOS 2.0, meskipun komitmen sebelumnya untuk upgrade “dalam beberapa bulan mendatang.” HP mengumumkan beberapa perangkat baru WebOS, termasuk HP Veer dan HP 3 Pra smartphone, menjalankan WebOS 2.2, dan TouchPad HP, komputer tablet dirilis pada bulan Juli 2011 yang berjalan WebOS 3.0.

Pada bulan Maret 2011, HP mengumumkan rencana untuk versi WebOS pada akhir tahun 2011 untuk menjalankan dalam sistem operasi Microsoft Windows, dan harus diinstal pada semua HP desktop dan komputer notebook pada tahun 2012.
Pada bulan Agustus 2011, HP mengumumkan bahwa mereka tertarik menjual Grup personal Sistem, bertanggung jawab untuk semua produk PC konsumen, termasuk webOS, dan webOS perangkat pengembangan dan jalur produksi akan dihentikan. Tidak jelas apakah HP akan mempertimbangkan lisensi perangkat lunak webOS untuk produsen lain. Ketika HP berkurang harga dari Touchpad ke $ 99, persediaan yang ada cepat habis terjual. HP dilaporkan sebagai masih ingin webOS peluncuran pada PC dan printer, tapi tanggal tidak diketahui. HP Pra 3 akan diluncurkan di daerah selektif. HP telah mengumumkan bahwa mereka akan terus mengeluarkan update untuk Veer dan HP TouchPad.

Pada bulan Desember 2011, HP mengumumkan akan merilis kode sumber WebOS dalam waktu dekat di bawah lisensi open source.

Baca lebih lanjut

10 Sistem Operasi Mobile

0

Sistem operasi mobile dikenal dengan sebutan platform, perangkat lunak untuk mobile, sistem operasi genggam adalah sebuah program yang menggerakan suatu perangkat keras seperti ponsel, smartphone, PDA, komputer tablet, perangkat informasi dan lain sebagainya. Ada berbagai jenis sistem operasi (OS) yang dijalankan perangkat keras yang beredar pasaran. Beberapa ada yang akrab terdengar oleh kita seperti iOS, Android OS,BlackBerry OS dan sebagainya. Berikut ini adalah 10 macam sistem operasi (OS) yang dijalankan oleh vendor-vendor dan perusahaan-perusahaan besar di dunia.

Baca lebih lanjut

Bagaimana sistem operasi mengendalikan proses sistem aplikasi?

0

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

FUNGSI DASAR

Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.

SASARAN SISTEM OPERASI

Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan — membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien — penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi — sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

Sehingga bila dilihat dari pengertian dan fungsi sistem operasi diatas maka kita dapat menggambarkan bagaimana sistem operasi komputer mengendalikan proses sistem aplikasi sehingga dapat memudahkan user, yaitu dengan cara-cara seperti pada penjelasan berikut:

LAYANAN SISTEM OPERASI 

Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut:

  • Pembuatan program

sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program

  • Eksekusi program

Instruksi-instruksi dan data-data harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi.

  • Pengaksesan I/O Device

Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi.

  • Pengaksesan terkendali terhadap berkas.

Disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas

  • Pengaksesan sistem

Menggunakan prinsip shared system (sistem digunakan bersamaan dalam suatu waktu). Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya

  • Deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan.

Jika muncul permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan

  • Akunting.

Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja.

Dan berikut adalah Pelayanan sistem operasi menyediakan beberapa tugas yang sangat membantu user, yaitu:

  • ¬†User Interface. Bentuk-bentuk user interface yang umum ¬† digunakan adalah Comand Line Interface (CLI) dimana menggunakan ¬† perintah dalam bentuk teks dan sebuah metode untuk memasukkannya. Batch Interface dimana perintah direactive pengontrolnya dimasukkan kedalam satu file yang akan dieksekusi. Graph User Interface (GUI) dimana interface ini berbentuk grafik.
  • Program Execution. Sistem harus dapat memanggil programke memori dan menjalankannya.
  • I/O Operation. Program harus mengatur piranti masukkan atau keluaran.
  • File-System Manipulation. Program dapat melakukan baca/tulis, pengubahan dan penghapusan file.
  • Communications. Suatu proses terkadang memerlukan informasi dari proses yang lainnya. Komunikasi dapat dilakukan melalui satu mesin komputer atau mesin komputer lain melalui jaringan komunikasi.
  • Error Detection. Sistem operasi mampu melakukan deteksi kesalahan yang disebabkan oleh perangkat keras maupun perangkat lunak serta mampu menangkalnya.

System Calls

System calls menyediakan interface pelayanan-pelayanan yang disediakan oleh sistem operasi, umumnya sebagai rutin-rutin yang ditulis dengan bahasa C atau C++, atau beberapa fungsi yang mengakses hardware secara langsung menggunakan bahasa rakitan.

Biasanya programer lebih memilih Application Programming Interface (API) dibandingkan low level programming.

Ada lima jenis system calls utama, yaitu:

  • Process control merupakan system calls yang mengendalikanproses-proses yang berjalan.
  • File manipulation adalah kumpulan system calls yang bertugas melakukan manipulasi file seperti pembacaan, penulisan, pengahapusan dan pengubahan.
  • Information maintance. System calls yang menghubungkan user dengan sistem operasi dalam hal berbagi informasi.
  • communication. Ada dua model komunikasi yaitu pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas komunikasi antara proses yang disediakan oleh sistem operasi.

System Program

System program menyediakan lingkungan yang tepat untuk pengembangan program yang dieksekusi.

Sistem ini dapat dibagi menjadi:

  • File manipulation. Sistem dapat membuat, menghapus dan mengubah nama file serta mengatur file dan direktori.
  • Status Information Sistem menyediakan informasi yang dibutuhkan program.
  • File modification. Sistem dapat memodifikasi dan mengubah isi berkas.
  • Program loading and execution. Program me-load dan mengeksekusi program yang akan dijalanjakn.
  • Communication. Sistem menyediakan komunikasi antar user, proses dan sistem komputer yang berbeda.
  • Application programs. Sistem dapat mendukung aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan user.

Jumlah Instruksi

Sistem operasi juga dapat dikelompokkan menurut jumlah instruksi yang mampu dijalankan pada saat bersamaan. Hal ini dapat memudahkan user juga dalam menggunakan sistem aplikasi dalam sistem operasi tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mono-tasking

Sistem operasi yang hanya mampu menjalankan satu buah instruksi pada saat bersamaan. Suatu sistem yang dapat menjalankan 1 perintah saja. Dalam hal ini monotasking dapat dikatakan sebagai sistem operasi bebasis teks. Sebagai contoh adalah MS-DOS (Microsoft Disk Operating System).

  • Multi-tasking

Sistem operasi yang dapat menjalankan lebih dari satu instruksi pada waktu bersamaan. Pada sistem ini, Sistem operasi menentukan aplikasi mana yang harus dikerjakan dan berapa waktu yang disediakan unutk aplikasi tersebut sebelum mengerjakan aplikasi yang lain. OS juga mengatur pembagian internal memory di antara aplikasi-aplikasi tersebut. Sistem operasi yang dapat menjalankan lebih dari 1 perintah. Sistem operasi yang multi tasking adalah berupa sistem operasi berbasis graphic (GUI- Grapichal User Interface). Sebagai contoh adalah windows XP, vista, seven.

Dan dapat dilihat dari ketiga set instruksi tersebut bahwa yang paling efisien dalam penggunaanya dalah Multi-tasking karena user dapat menggukan banyak program aplikasi sekaligus.