Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan belajar

Lingkungan selalu mengintari manusia dari waktu ke waktu, sehingga antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan timbal balik dimana lingkungan mempengarusi manusia dan sebaliknya manusia juga mempengaruhi kingkungan. Lingkungan merupakan sumber belajar yang berpengaruh dalam proses belajar dan perkembangan anak.
Dalam belajar tidak hanya tergantung pada sekolah saja, akan tetapi belajar juga ditentukan oleh lingkungan sosial termasuk lingkungan keluarga di rumah. Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar individu. Faktor lingkungan pada umumnya berhubungan dengan apa yang ada di sekitarnya, misalnya tempat tinggal, alat, belajar, suasana, waktu dan pergaulan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi konsentrasi belajar adalah:
– Suara
Tiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap suara. Ada yang menyukai belajar sambil mendengarkan musik keras, musik lembut maupun nonton tv. Ada juga yang suka belajar di tempat yang ramai, bersama teman. Tetapi ada juga yang tidak dapat berkosentrasi kalau banyak orang di sekitarnya. Bahkan bagi orang tertentu, musik atau suara apapun akan mengganggu kosentrasi mereka. Mereka memilih blajar di tempat tanpa musik atau di tempat yang mereka anggap tenang tanpa suara. Namun, beberapa irang tertentu tudak merasa terganggu baik ada suara ataupun tidak. Mereka tetap dapat berkosentrasi belajar dalam keadaan apapun.
– Pencahayaan
Pencahayaan merupakan faktor yang kurang dirasakan pengaruhnya dibandingkan dengan pengaruh suara. Mungkin karena relatif mudah mengantur pencahayaan sesuai dengan yang dibutuhkan.
– Temperatur
Pengaruh temperatur terhadap kosentrasi belajar pada umumnya juga tidak terlalu dipermasalahkan orang. Namun perlu diketahui bahwa reasi tiap orang berbeda terhadap temperatur.
– Desain belajar
Cara yang lebih mudah berkosentrasi untuk belajar untuk meningkatkan hasil beljar. Berdasarkan uraian yang disampaikan di atas bahwa lingkungan belajar merupakan segala sesuatu yang ada di rumah yang mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung terhadap proses belajar siswa dirumah.
Manusia membutuhkan ketentraman dan keamanan jiwa. Perasaan kecewa, dendam, takut akan kegagalan, ketidakseimbangan mental dan kegoncangan-kegoncangan emosi yang lain yang dapat mengganggu kelancaran belajar seseorang.
Manusia tumbuh dan berkembang dalam lingkungan. Lingkungan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Lingkungan selalu mengitari manusia dari waktu ke waktu, sehingga antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan timbal balik dimana lingkungan mempengaruhi manusia dan sebaliknya manusia juga mempengaruhi lingkungan. Begitu pula dalam proses belajar belajar mengajar, lingkungan merupakan sumber belajar yang berpengaruh dalam proses belajar dan perkembangan anak.
lingkungan belajar adalah tempat berlangsungnya kegiatan belajar yang mendapatkan pengaruh dari luar terhadap keberlangsungan kegiatan tersebut. Lingkungan yang merupakan sumber belajar memiliki pengaruh dalam proses pembelajaran. Lingkungan dalam arti sempit adalah alam sekitar di luar diri individu atau manusia.
Lingkungan keluarga adalah segenap stimuli, interaksi, dan kondisi dalam hubungannya dengan prilaku ataupun karya orang lain yang berada disekitar sekelompok orang yang terikat oleh darah, perkawinan, atau adopsi. Lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap siswa karena lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang utama bagi perkembangan seorang anak. Di dalam keluarga seorang anak mengalami proses sosialisasi untuk pertama kalinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s